Pada awal pemangilan dari kantor kemenag sumbawa,sungguh berat bagi saya untuk memenuhi pangilan tersebut,kerena dalam hati saya berkecamuk antara memenuhi pangilan dan tidak,kerena alasan saya yang utama adalah; saya belum bisa menguasai komputer,dan juga berat meningagalkan anak saya,dan suami,tetapi dari kantor kemenag agama tetap memaksa agar saya tetap berangkat dengan di beri semangat dari suami dan teman guru akhirnya saya berangkat juga.
malam minggu saya berangkat meninggalkan kota kelahiran saya,meninggalkan anak dan suami yang saya cintai,dengan langka gontai tapi saya tetap melangkah demi tugas dan kemajuan tugas saya .sesampai di bali dan mengikuti pembelajaran,dari hari kehari di tambah bimbingan dari widyahsuara yang propesional dan teman teman yang ramah ramah serta mau membantu ,hati saya semakin bahagia dan menerima pelajaran semakin senang,yang tadinya ngak bisa sekarag menjadi bisa walaupun belum sempurna.semoga pelatihan ini ada tindak lanjutnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar